Undangan : Screams of a Daughter That is the Virgin Asphalt ( Part 6 ), Jakarta, Senin, 01. Oktober 2018

. Begitu HINA nya menurutku seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah yang tak ada bedanya sama DEWI-DEWI malam disudut-sudut dunia MENEMPEL dihidupku dan selalu NAMPAKKAN WAJAH nya dengan perlihatkan AROMA MANIS madu didalam dirinya tapi memaksaku untuk menganggapnya sebagai TOKOH FIKSI yang datang diwaktu aku sedang berMIMPI meskipun kenyataannya melalui mereka dirinya sudah bisa MENJEGAL LANGKAHKU dikala ingin mengejar semua impianku .


. Bahwa KEHADIRAN nya dihidupku sampai merelakan jiwa raga MENYIKSA DIRI hanyalah untuk menambah deritaku dan menuruti ajakkannya ( BAK MALAIKAT ) menjadi BONEKA PENGHIBUR pengisi waktu sepi mereka yang sangat meMERIAHkan lalu apakah aku harus berBAHAGIA dengan adanya dirinya disela-sela duniaku yang SEPI TIADA HIBURAN .


. Jika keikutsertaanya seorang ( PUTRI ) yang berSANDIWARA sebagai peran pembantunya ( BAK MALAIKAT ) memanfaatkan KELEMAHAN nya orang terdekatku lalu menjadikan mereka dan BIDADARI-BIDADARI yang berada diduniaku sebagai SENJATA nya untuk menikamku dari belakang dengan tajamnya BELATI LISAN tak tahu diri itupun sering dia lakukan padaku meskipun tak pernah melarangnya berada dijalannya mereka yang tak pernah rela dengan keberhasilanku


. Dan ternyata dirinya seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah sudah tega memperdayaiku melalui PARAS WAJAH manisnya BAK PERMATA berkilauan seakan membantu PERAN nya mereka setelah bisa memancing EGO nya orang terdekatku dengan memanfaatkan KELEMAHANnya untuk MEMBUTAKAN MATA HATIKU menjalani TAKDIR KEPALSUAN darinya ( BAK MALAIKAT ) pilihkan untukku BAIK atau BURUKnya agar seorang ( PUTRI ) bisa mengambil KEUNTUNGAN dari itu semua karena apalah artinya keMENANGan mereka jika BONEKA PENGHIBUR nya tidak ikut merasakannya


. Tapi mengapa dirinya seorang ( PUTRI ) tak pernah JENUH menjadi PENONTON SETIA melihat permainannya mereka diduniaku yang melibatkan diriku meski hanya untuk berikan HARAPAN PALSU lalu memberatkan langkahku mengejar SEMUA IMPIANKU dengan menikamku dari belakang melalui tajam BELATI LISAN nya mereka yang semakin tak tahu diri menggantikan ( BAK MALAIKAT ) seakan DUNIA sudah berikan KEBEBASAN dan membuktikan bahwa memang benar dirinya TIDAK MENGERTI **** MEMBERI


. Namun kenapa dirinya seorang ( PUTRI ) sudah TEGA HANCURkan segala HARAPANku meski masih TERASA SAKITnya saat sikap PERHATIANnya yang berLEBIHan padaku seperti FANATIKUS BUTA tapi ternyata lebih memilih BERSANDING dengan mereka yang sengaja mengalah agar dirinya mau mengikuti permainannya ( BAK MALAIKAT ) terlalu dalam dan membiarkan mereka menikmati AROMA WANGI tubuhnya yang seperti BUNGA MAWAR masih mekar tebarkan harum semerbak


. Mungkin sudah seharusnya aku melepas seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah itu untuk BEBAS berTERBANGAN bukan karena dirinya tak pernah pedulikan apa mauku tapi tak mungkin bagiku bisa bersamanya jika masih berAMBISI untuk hidup bergemerlapan DIKAYANGAN bertaburan BINTANG-BINTANG melalui ( BAK MALAIKAT ) yang sudah bisa membuat ANGAN dan KHAYALnya membubung tinggi karena telah perlihatkan kesanggupannya memetik BINTANG nan jauh disana


. Karena hambar rasanya meski dengan adanya seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah disela-sela hidupku tanpa bisa MENCICIPI manisnya MADU didalam dirinya yang hanya akan membuat BUNGA MAWAR seindah dirinya pun akan CEPAT SIRNA meski selama ini telah mengendap dibenakku dan semakin membuat mereka ingin cepat bisa menenerkamnya karena sudah BOSAN merasakan AROMA wangi tubuhnya


. Atau mungkin memang hidupku sudah menjadi TAWANAN karena rasa IBA dan KASIHANnya seorang ( PUTRI ) melihatku TERANIAYA SEPI oleh mereka yang PUNYA PENYAKIT HATI tapi mengapa sampai sekarang pun masih belum juga dapatkan KEHANGATAN dari pelukkannya padahal itu bisa menjadi OBAT PENAWAR bagiku karena keBODOHannya yang lebih mementingkan dirinya sendiri lalu berpihak pada mereka meskipun sudah menjadi DINDING PEMISAH antara aku dan dirinya untuk saling mencicipi NIKMATnya MANIS MADU


. Lalu MASIH SAJA dirinya seorang ( PUTRI ) mau berbuat begitu LICIKnya dengan membantu perannya ( BAK MALAIKAT ) menjadikan mereka yang kurangnya dibandingkan dia sebagai SENJATA agar mau menikamku dari belakang hingga karena ulahnya pun telah bisa porak-porandakan hidupku dan juga melalui mereka sudah mau menghasut BIDADARI-BIDADARI untuk berbuat BEGITU RENDAH dengan memanfaatkan KELEMAHANnya orang terdekatku agar tertutupi keBUSUKkan HATInya seolah menginginkan dirinya selalu NAMPAK BAIK dimataku BAK PERMATA berkilauan meskipun dari kejauhan sana .


kini PERGILAH PEREMPUAN JALANG . . jangan mengikuti aku terus kemana pun perginya dengan menyiksa diri lalu mengganggu dan menyusup masuk menggerogoti hidupku melewati batasan juga aturan tak tahu diri .,
bersama dia bekerja untuk orang terdekatku !!
< NYUNDEL >

SONG BY : Reezha Ramdhani & Ferzha Chayank II

Senin, 01. Oktober 2018, Jakarta, Undangan : Screams of a Daughter That is the Virgin Asphalt ( Part 6 )

Cari acara lebih menarik
Dapatkan rekomendasi acara berdasarkan selera Facebook Anda. Dapatkan itu sekarang!Tunjukkan peristiwa cocok untuk sayaTidak sekarang