Undangan : Screams of a Daughter That is the Virgin Asphalt ( Part 3 ), Semarang, Minggu, 07. Oktober 2018

. . Bagaimanakah caranya jika menginginkan seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah yang tak ada bedanya sama DEWI-DEWI malam disudut-sudut dunia menempel dihidupku agar menyingkir karena tak berarti apa-apa Jika bisanya hanya menguras rasa dihatiku dan tak pernah ingin TERLIHAT BODOH dimataku dengan mengambil keuntungan dari KELEMAHANNYA orang terdekatku melalui ( BAK MALAIKAT ) agar selalu nampak seperti BAK PERMATA berkilauan meski berada dikejauhan


. Meskipun sudah tak tahu diri dan tak pernah punya RASA MALU akan sikap perhatiannya selama ini menetap diduniaku jika tak mungkin bisa bahagia temani hidupku yang sepi tak ada hiburan karena masih belum bermandikan INTAN PERMATA untuk mewarnai ISTANA KHAYALKU agar dirinya merasa pantas menginjakan kakinya setelah mereka yang takkan pernah rela dengan keberhasilanku sudah bisa membuat angan dan khayalnya membubung tinggi telah bisa perlihatkan KEMEWAHAN dunia pada dirinya


. Jika rasa iba dan kasihan seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah itu memang MUTLAK juga WAJAR karena sudah sangat mengerti daripada diriku sendiri bahwa kenyataannya dia ( BAK MALAIKAT ) juga orang terdekatku tak pernah menginginkan keberhasilanku bahkan sampai membiarkanku teraniaya sepi menjalani TAKDIR KEPALSUAN karena berupaya ingin menjadikan kerabatnya sebagai penggantiku namun kenapa dirinya melalui mereka telah tega BUTAKAN MATA HATIKU dengan BERBISIK MERACUNI PIKIRANKU hingga tiada kebenaran akan alasannya selama ini menetap dihidupku


. Dirinya seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah yang aku sangka seperti BUNGA MAWAR masih mekar tebarkan harum semerbak ditaman surganya ( BAK MALAIKAT ) belum dijamah siapapun mau menemaniku ternyata hanyalah SENJATA BELATI perlahan mengiris hati seolah diriku sudah terhibur oleh sesuatu yang berharga tapi penuh DURI TAJAM disekelilingnya dan membuatku rapuh untuk memetiknya


. Apakah mungkin dirinya mau memahami jeritan hatiku jika JALAN PILIHANnya telah membuat tak mungkin bersatu lalu kenapa dirinya tak bisa pergi menjauhi diriku karena hanya akan MEMANCING EGONYA orang terdekatku dan membuat mereka semakin hinakan diriku dimatanya seorang ( PUTRI ) yang selama ini bertekad ingin mempertahankan MANIS MADUnya tapi berikan kebebasan buat mereka menyantap AROMA wangi tubuhnya


. Mungkin SERIBU MAAF darinya buatku takkan berguna lagi karena apa yang telah hilang dari hidupku takkan pernah bisa kembali lagi , juga sakit hatiku setelah mengetahui dirinya ternyata lebih BERPIHAK padanya ( BAK MALAIKAT ) seakan membiarkanku terbutakan mata hati juga teracuni pikiranku oleh tajam belati lisannya mereka menyesatkanku dengan MELAKONI PERAN menuruti skenarionya ( BAK MALAIKAT ) lalu memaksaku untuk menjalani hidup akan takdir kepalsuan darinya DILEMBAH HITAM penuh kerikil tajam terhimpit oleh mereka berubah menjadi BATU


. Sekarang tiada guna lagi buat diriku mengharapkan seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah itu meski berikan PENGORBANAN sampai merelakan JIWA RAGA menyiksa diri jika memang benar dirinya lebih mengakui ( BAK MALAIKAT ) bisa mewujudkan IMPIAN nya untuk hidup bergemerlapan DIKAYANGAN bertaburan BINTANG-BINTANG malah hanya akan membuat mereka terharu akan kesetian dan pengorbanannya selama ini juga memandangku rendah SEAKAN BISANYA HANYA BERLINDUNG DIBALIK KETIAK WANITA


. Juga karena ternyata hidupku hanyalah sebagai tempat PELEPAS KESEPIAN nya saja setelah menemani dia ( BAK MALAIKAT ) menjadi BONEKA PENGHIBUR setia pengisi waktu sepi dan berikan hiburan pada mereka pergi TERBANG menghiasi dunia dengan WAJAH GAGAL gak ada apa-apanya berkeinginan memeluk BINTANG nan jauh disana


. Aku bagai MANUSIA HINA yang melihat dirinya berada didekatku tapi tak mampu meraih untuk berikan SEJUTA KENIKMATAN dari tulus putihnya rasaku yang selama ini masih belum sempat aku persembahkan hanya kepada seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah yang tak ada bedanya sama DEWI-DEWI malam karena masih saja selalu menjauhiku seolah ingin menjaga KESUCIAN nya agar bisa dibuat menarik perhatiannya SANG PANGERAN TAMPAN mau terpesona melihat manisnya madu didalam dirinya lalu mengajaknya hidup BERKECUKUPAN dikayangan


. Bila orang terdekatku tak lagi menemani untuk berikan TITIK TERANG akan bisikan tajam belati LISAN nya mereka menggantikan ( BAK MALAIKAT ) yang semakin tak tahu diri menyesatkanku dan dirinya seorang ( PUTRI ) pun enggan untuk memahami diriku yang PANAS BAGAI API melihat seringnya kebersamaan dirinya dengan mereka meski berada duniaku sendiri


. Rasanya tiada perbedaan antara ada dan ketiadaan hadirnya seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah diduniaku karena masih tetap saja tak bisa dapatkan KEHANGATAN dari pelukannya malah hanya akan membuat mereka semakin ingin MENERKAM nya karena seringnya mencium AROMA tubuhnya seorang ( PUTRI ) yang memang BAK BUNGA MAWAR masih mekar TEBARKAN harum semerbak di taman surganya ( BAK MALAIKAT ) seperti layaknya BONEKA yang menjadi bahan tontonan untuk PEMUAS DAHAGA


KINI PERGILAH PEREMPUAN JALANG . . jangan mengikuti aku terus kemana pun perginya dengan menyiksa diri lalu mengganggu dan menyusup masuk menggerogoti hidupku melewati batasan juga aturan tak tahu diri .,
bersama dia bekerja untuk orang terdekatku !!
< NYUNDEL >

SONG BY : Reezha Ramdhani & Ferzha Chayank II

Minggu, 07. Oktober 2018, Semarang, Undangan : Screams of a Daughter That is the Virgin Asphalt ( Part 3 )

Cari acara lebih menarik
Dapatkan rekomendasi acara berdasarkan selera Facebook Anda. Dapatkan itu sekarang!Tunjukkan peristiwa cocok untuk sayaTidak sekarang